Postingan

STUDI INSENTIF DALAM TRANSPLANTASI ORGAN DI INDONESIA

Kebutuhan organ di dunia, termasuk di dalamnya, Indonesia, terus meningkat seiring waktu, namun upaya dalam memenuhi kebutuhan organ jauh dari mendekati harapan. Metode donor terbesar berasal dari donor mati (cadaveric donor) ketimbang donor hidup (live donor), tetapi hasil transplantasi dari organ yang berasal dari donor hidup memiliki fungsi jangka panjang lebih baik dan resiko penolakan kronik lebih rendah dari pada organ yang berasal dari donor mati. Data dari United Network for Organ Sharing (UNOS) mendeskripsikan bahwa pada tahun 2010, jumlah orang yang menunggu dalam waiting list adalah 80.000 orang, sedangkan jumlah transplantasi yang dilakukan hanya 15.000 tindakan. Sekitar 65.000 nyawa harus menunggu lebih lama atau tersisih dari waiting list karena keadaan yang tidak memungkinkan untuk dilakukan operasi, atau meninggal. Data dari laporan yang sama menunjukkan rerata lama waktu tunggu untuk mendapatkan organ adalah sekitar 4 tahun dan sekitar 4.000 orang dalam waiting list...

Vaksinasi dalam Transplantasi Organ

VAKSINASI DALAM TRANSPLANTASI ORGAN Semenjak keberhasilan eradikasi smallpox , vaksinasi menjadi program nasional di berbagai negara untuk menghentikan penularan penyakit menular lainnya. Vaksinasi adalah suatu metode buatan untuk memperkenalkan seluruh bagian atau beberapa bagian dari patogen (agen penyebab penyakit) berbahaya yang telah dilemahkan atau dimatikan, ke dalam tubuh individu agar sistem pertahanan tubuh individu tersebut dapat mempelajari patogen tersebut dan dapat mencegah serangan natural penyakit yang umumnya jauh lebih destruktif. Vaksin umumnya diberikan  pada anak   sebagai agenda nasional dalam pemberantasan penyakit menular yang berbahaya. Selain itu ada pula momen lain dimana vaksinasi dapat diberikan, seperti saat akan melakukan perjalanan menuju tempat dari suatu penyakit endemis, atau dalam keadaan dimana patogen masuk dalam jumlah besar, atau pada saat akan dilakukan tindakan medis yang berisiko memberikan kesempatan patogen menyerang indivi...